Harmonisasi Batas Maksimum Residu Pestisida (MRLs) Antar Negara ASEAN
Bogor, 11-13 Mei 2026 - Pertemuan ke-30 Expert Working Group on Maximum Residue Limits (EWG-MRLs) ASEAN diselenggarakan di Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh negara anggota ASEAN (ASEAN Member States/AMS), yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Timor Leste secara luring, sementara Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam mengikuti secara daring.
Rangkaian kegiatan diawali dengan engagement session bersama mitra dialog EWG-MRLs yang dihadiri oleh Sekretariat ASEAN, negara anggota ASEAN, USDA, CABI, serta mitra lainnya. Pertemuan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Husnain. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan komitmen Indonesia dalam mendukung harmonisasi Batas Maksimum Residu Pestisida melalui pendekatan ilmiah, penguatan kapasitas laboratorium, serta peningkatan kerja sama dan pertukaran pengetahuan antarnegara ASEAN.
Agenda pertemuan meliputi pembahasan dan pertimbangan harmonisasi Batas Maksimum Residu Pestisida yang disampaikan oleh Malaysia dan Thailand, identifikasi pestisida tambahan untuk harmonisasi, perkembangan adopsi Batas Maksimum Residu Pestisida ASEAN sebagai Batas Maksimum Residu Pestisida nasional, serta peninjauan dan pembaruan kerangka kerja penetapan Batas Maksimum Residu Pestisida dan prosedur terkait. Seluruh rangkaian diskusi dipimpin oleh Ma Choon Kwong selaku Project Coordinator CABI.
Selain agenda utama, peserta juga mengikuti kegiatan field trip ke Kebun Raya Bogor dan Museum Tanah dan Pertanian sebagai bagian dari pengenalan sumber daya dan penguatan kerja sama di bidang pertanian dan lingkungan.
Pertemuan EWG-MRLs bertujuan untuk memperkuat kerja sama regional dalam harmonisasi standar Batas Maksimum Residu Pestisida di ASEAN, mendukung perdagangan regional dan internasional, meningkatkan pertukaran data ilmiah, memperkuat kapasitas teknis negara anggota, serta mendukung perlindungan kesehatan konsumen dan keamanan pangan di kawasan ASEAN.